Deskripsi
Telah menjadi konsensus ulama, hadits sebagai sumber Islam kedua setelah Al-Qur’an yang wajib dijadikan pedoman bagi umat Islam dalam segala aspek kehidupan. Hadits adalah segala perkataan, perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi saw. yang dijadikan ketetapan dalam agama Islam. Tanpa hadits, universalitas Al-Qur’an sulit diimplementasi dalam dunia realitas. Dalam hal ini hadits sebagai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan terhadap Al-Qur’an yang bersifat mujmal.
Mempelajari hadits merupakan kewajiban bagi umat Islam sebagaimana mempelajari Al-Qur’an, di mana sebagai instrumen untuk memahami hadits nabi secara objektif dan sistematis. Keduanya disebut syari’at yang ditetapkan Allah Swt. untuk para hamba-Nya melalui mediator Nabi saw. sehingga manusia dapat melaksanakan titah Allah dalam segala aspek kehidupan baik akidah, fikih maupun tasawuf. Maka dibutuhkan sebuah disiplin ilmu yang disebut dengan ilmu al-hadits atau studi hadits dan sebagainya. Ilmu ini adalah ilmu yang sangat mulia, karena dapat memverifikasi antara hadits dan bukan hadits dan dapat memetakan kedudukan hadits secara proporsional. Barangsiapa yang mahir dalam disiplin ilmu ini, maka sungguh telah mendapatkan kebaikan yang besar, karena ilmu ini merupakan kunci pokok untuk mempelajari hadits-hadits Nabi. Barangsiapa yang mempelajarinya, maka ia akan banyak berinteraksi dengan sabda-sabda Nabi saw

