Deskripsi
Kita sedang hidup di era yang oleh para sosiolog disebut sebagai era disrupsi. Sebuah zaman di mana perubahan terjadi begitu cepat, batas-batas geografis meluruh dalam genggaman teknologi, dan arus informasi mengalir deras tanpa bendungan. Di tengah gelombang besar ini, generasi milenial dan Gen Z berada di garis terdepan. Mereka adalah digital natives yang mewarisi dunia yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, di balik kemudahan konektivitas yang ditawarkan dunia modern, tersimpan tantangan fundamental mengenai identitas, keimanan, dan kemanusiaan.
Buku ini dengan cerdas berhasil menjembatani jurang yang sering kali memisahkan antara teks suci AlQuran dengan konteks realitas kekinian. Buku ini tidak mengajak pemuda untuk lari dari modernitas menuju gua masa lalu, melainkan mengajak mereka untuk mewarnai modernitas dengan cahaya Al-Quran. Konsep-konsep seperti Wasathiyah (moderasi), Tabayyun (verifikasi informasi), dan Ukhuwah (persaudaraan) dibedah dengan bahasa yang segar, relevan, dan menyentuh nalar kritis kaum muda.

